BREAKING NEWS


 

Darurat Narkoba di Aceh, GETAR Desak Polisi Perketat Pemberantasan Jaringan ‎

Teuku Izin

Banda Aceh I Gebrak24.com – Sekretaris Jenderal Gerakan Titipan Rakyat (GETAR) Aceh, Teuku Izin, menyatakan keprihatinan mendalam terhadap semakin tingginya angka peredaran gelap narkotika di Provinsi Aceh. Menyikapi kondisi yang dinilai semakin mengkhawatirkan, GETAR Aceh mendesak aparat kepolisian, khususnya Polda Aceh beserta jajaran, untuk mengambil langkah yang lebih intensif, masif, dan tanpa kompromi dalam memberantas jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.

‎Sekjen GETAR Aceh, Teuku Izin, mengatakan Aceh saat ini bukan lagi sekadar menjadi jalur transit internasional bagi peredaran narkotika, melainkan telah berkembang menjadi pasar potensial yang menyasar hingga ke tingkat desa dan merusak generasi muda.

‎“Kondisi ini sudah masuk fase darurat. Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara biasa. GETAR Aceh meminta pihak kepolisian untuk lebih intens melakukan penindakan, memperketat jalur-jalur tikus, serta membongkar aktor intelektual di balik jaringan narkoba yang ada di Aceh,” tegas Teuku Izin dalam siaran persnya, Sabtu, 6 Juni 2026.

‎Menurut data yang dihimpun GETAR Aceh, penyelundupan narkoba, khususnya jenis sabu dan ganja, masih kerap memanfaatkan panjangnya garis pantai Aceh serta jalur darat lintas provinsi sebagai akses distribusi. Tingginya angka peredaran narkoba tersebut dinilai berkorelasi langsung dengan meningkatnya angka kriminalitas serta ancaman terhadap masa depan generasi muda.

‎Sebagai langkah konkret, GETAR Aceh mendesak aparat kepolisian untuk memprioritaskan tiga langkah utama dalam upaya pemberantasan narkotika.

‎Pertama, meningkatkan intensitas operasi melalui razia rutin dan operasi intelijen yang lebih ketat di titik-titik rawan peredaran narkoba.

‎Kedua, memberantas jaringan komplotan secara menyeluruh, tidak hanya menangkap kurir di lapangan, tetapi juga memburu bandar besar serta menerapkan penegakan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) guna memiskinkan pelaku.

‎Ketiga, memperkuat sinergi lintas sektor melalui kolaborasi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, Bea Cukai, serta melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh adat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan.

‎GETAR Aceh juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh aparat penegak hukum dalam mengawal setiap upaya pemberantasan narkoba. Masyarakat pun diimbau agar tidak takut melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran barang haram tersebut.

‎“Aceh adalah daerah yang menjunjung tinggi syariat Islam dan nilai-nilai adat. Peredaran narkoba yang masif ini jelas menodai identitas daerah kita. Kami berharap kepolisian dapat bergerak lebih agresif demi menyelamatkan masa depan Aceh,” pungkasnya. ***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar