BREAKING NEWS


 

Ustadz Muhammad Ali Gandapura: Hari Raya Qurban Konsepsi Dasar Pembentukan Akidah Islamiyah

 

Ustadz Muhammad Ali

Bireuen I Gebrak24.com -  Ustadz Muhammad Ali  Gandapura, menyatakan Hari Raya Qurban merupakan konsepsi dasar  dalam pembentukan akidah islamiyah.

"Hari Raya Qurban adalah konsepsi dasar dalam membentuk akidah Islamiyah bagi umat Islam," tandas Ustadz Muhammad Ali Gandapura dalam khutbah Hari Raya Idul Adha 1447 H di Komplek BTN Keupula Indah, Bireuen, Rabu 27/5/2026. Sedangkan yang bertindak sebagai Imam Shalat Idul Adha, Waled Rizwan Yunus M.Pd

Di hadapan ratusan Keluarga Besar BTN Keupula Indah, Ustadz Muhammad Ali mengajak masyarakat tetap menghidupkan semangat dan amalan berqurban setiap datangnya Hari Raya Idul Adha.

Amalan qurban tidak mudah dilakukan kecuali oleh orang - orang yang sudah terlatih jiwa,karakter dalam kebiasaan yang baik. Kita lihat contoh di. dalam Al Qur'an Surat ke 2:260. "Dan ingatlah ketika Nabi Ibrahim berkata, ya Tuhanku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati". 

 Allah SWT berfirman, apakah kamu belum percaya. Nabi Ibrahim menjawab. Aku percaya agar hatiku bertambah tentram. Allah SWT berfirman ambillah empat ekor burung lalu cincang olehmu kemudian letakkan di atas tiap-tiap bukit dari padanya satu bahagian kemudian panggillah ia, kemudian akan datang kepadamu dengan segera dan ketahuilah bahwasanya Allah SWT Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

 "Lalu binatang apa yang disembelih.bagi kita saat ini yang perlu kita sembelih adalah sifat - sifat kebinatangan yang ada didalam dada masing-masing, 1, sifat burung merak, sebagai lambang kepongahan dan arogansi. Berwatak serakah ingin menguasai semuanya, tidak peduli baik atau buruk dalam menangkap korbannya," papar Ustadz Muhammad Ali.

Ustadz dari Gandapura ini juga mencontohkan dan mengingatkan kita, ibarat perangkap dia tidak tahu untuk apa menangkap korbannya, pongah dan serakah akan menjatuhkan wibawa penguasa dan merajut dendam bagi rakyat jelata. 

2.Bebek ini sebagai lambang kerakusan paruhnya selalu ke bawah dia tidak pernah mau mendengar perintah kecuali perintah untuk makan dan minum saja. Bebek negeri ini yang sedang menggunakan paruhnya untuk menggeruduk hutan lebat, hutan lindung dan hutan adat dengan modal HPH untuk mengisi karung-karung kekayaannya.

Bahkan paling mudah merubah hutan lanjut Ustadz Muhammad Ali,  menjadikan sebuah kebun adalah dengan cara membakarnya. Di depan duit tidak ada beda antara hutan basah dengan hutan kering.

 3. Ayam jantan sebagai lambang hawa nafsu. Tak heran, ia sibuk mencari nikmat sensual dengan cara berpindah- pindah kandang memaksakan hawa nafsunya. Bahkan sampai hamil di gugurkan dan di bunuh  bayi-bayi yang tidak berdosa,

Tak hanya itu Ustaz Muhammad Ali juga menyebutkan contoh 4 adalah burung gagak sebagai lambang cinta dunia secara berlebihan sampai lupa pada kaidah moral. Tidak mau tahu apakah halal atau haram.

 Tatkala nafsu ayam dan gagak disatukan katanya, cinta kepada perempuan dan cinta kepada dunia maka akan lahirlah kejahatan ekonomi besar besaran akibat para pemburu dolar selalu melakukan hal-hal yang tidak rasional. 

Pada bagian lain khutbahnya  ustadz mengajak jamaah untuk meneladani Nabi Ibrahim AS dalam hal penegakan akidah. Beliau siap berhadapan dengan siapapun termasuk Raja Namrud ayahnya dan kaumnya. 

QS az zukhruf 26. "Dan ingatlah ketika Nabi Ibrahim berkata kepada ayahnya dan kaumnya, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu sembah, jangan seperti keputusan tikus menggantungkan lonceng di leher kucing, keputusan mandek karena berhadapan dengan kekuatan yang lebih tinggi.  

"Dalam haji Wada' Rasulullah Saw juga menyampaikan beberapa pesan penting antara lain: segala budaya jahiliyah mulai hari ini berada di bawah telapak kakiku, tidak ada lagi pembalasan dendam, segala macam riba telah di haramkan, bertakwalah kepada Allah dalam soal istri,ku tinggalkan kepadamu dua perkara Al Qur'an dan hadits niscaya kamu tidak akan sesat selamanya," ingat Ustadz Muhammad Ali.

 Dan turunannya QS Al Maidah ayat 3 Islam lanjutnya, "telah sempurna agama jangan di tambah dan tidak pula di kurangi.

"inilah yang dapat kami sampaikan kekurangan dan bila ada kesilapan mohon dimaafkan..Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Allahuakbar" ucap Ustadz Muhammad Ali Gandapura.(tiar)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar